Senin, 22 Oktober 2018

Giovani Augusta AS / 40117043 / leisure summary week 11



LEISURE AND THE WIDER CONSUMER SOCIETY

Konsep utama yang dibahas dalam bab ini adalah:
1. Kesamaan dengan negara lain sebagai sebab akibat dari perubahan politik, ekonomi, sosial dan teknologi
2. tren yang berkelanjutan menuju konsentrasi kepemilikan dan transnasional
3. Kesamaan tren dalam kaitannya dengan perilaku konsumen produk dan jasa rekreasi dengan orangorang di industri lain.
 
Bab ini mempertimbangkan hubungan antara tren di waktu luang di dalam industri yang berbeda, ada dua judul utama yaitu : 
1.      Dampak perubahan politik, ekonomi, sosial dan teknologi
2.      Struktur industri, termasuk konsentrasi kepemilikan dan pertumbuhanperusahaan transnasional.
Sementara dapat ditarik kesmpulan perbandingan antara berbagai industri dan rekreasi, kesamaan terbesar dengan banyaknya industri jasa lainnya khususnya :
           perdagangan makanan
           layanan keungan
           media(pers,radio, dan televisi)
           pendidikan
Perubahan teknologi juga mengubah industri lain dengan cara mengubah waktu luang. televisi interaktif dan sistem multimedia yang mengarah pada munculnya teleshopping (TV shopping). Kecenderungan konsentrasi kepemilikan terlihat di sebagian besar industri melalui globalisasi. Banyak sektor, pemasok independen kecil sedang diperas oleh pertumbuhan para pemain besar ini dengan kekuatan besar mereka di pasar.

MARKET


Pengaruh utama pada perilaku wisatawan adalah wisatawan merasakan berbagai manfaat dari menggunakan brosur pariwisata dan majalah rekreasi (termasuk majalah online), dan terdapat perubahan nyata pada kebiasaan perencanaan wisata mereka, karena banyak ruang untuk perbaikan maka mempengaruhi mereka dalam pengambilan keputusan.

Leisure travel magazines  mungkin tidak selalu menjadi sumber nasihat terbaik bagi wisatawan yang ingin mengambil jenis liburan tertentu atau bepergian ke tujuan tertentu, ka-rena tulisan-tulisan yang ada banyak berdasarkan pengalaman dan keadaan “saat itu” oleh travel writer.

        Proses globalisasi dalam hal permintaan, pasokan dan lingkungan bisnis
         Globalisasi sebagai peluang dan ancaman bagi Eropa organisasi. 
 
Tiga aspek globalisasi yang saling terkait, yaitu:

1.    perilaku konsumen - sisi permintaan
2.    struktur industri - sisi penawaran
3.    lingkungan bisnis - konteks untuk hubungan antara permintaan dan sisi penawaran.
   Beberapa kekuatan yang harus di kenali dalam lingkungan bisnis yang sedang menjadi trending langkah menuju peningkatan globalisasi baik dari segi makro dan lingkungan mikro :
    Perkembangan teknologi seperti Global Distribution Systems yang memungkinkan perusahaanuntuk beroperasi secara global.
     Perubahan politik di sejumlah wilayah di dunia seperti Afrika Selatan, Afrika Selatan
Timur Tengah, Eropa Timur, Amerika Utara dan Meksiko (dengan perjanjian perdagangan antara Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko).
     Traktat perdagangan seperti Perjanjian GATT secara perlahan menciptakan ‘level playing lapangan 'dalam skala global tempat perusahaan dari belahan dunia lain dapat bersaing dengan perusahaan lokal dengan ketentuan yang sama.
    Perkembangan ekonomi di berbagai negara luar yang disebut ‘dunia maju’ sedang berlangsungdengan kecepatan tinggi.
        Media juga menjadi lebih global dan pada gilirannya mengarah ke beberapa
faktor sosial dan budaya dalam lingkungan bisnis. Demikian juga globalisasi media juga telah membantu menciptakan beberapa fenomena globalisasi sosial seperti budaya remaja internasional.
 
LOCAL CASE STUDY

 

FINANCE

Cost Analysis
1.    Investasi berupa
- sound system seharga satu juta keatas

2.    Fix Cost
- 250.000/pertemuan. Satu kali pertemuan setiap satu minggu = Rp 1.000.000/bulan
3.    Variable Cost
- tidak ada
4.     Revenue
- Rp 1.000.000/bulan

ADMINISTRATION SYSTEM
     Manual
     Proses dilakukan dengan media pembukuan berupa pengisian form yang dilakukan secara manual.
Tidak terdapat back system.
SALES and MARKETING
     Target Market
     Wanita dan pria, semua umur. Terutama ibu-ibu rumah tangga yang punya waktu luang untuk berolahraga berupa line dance ini sendiri.
     How they approach their customer
     Mouth to mouth
     Marketing and Sales Strategy
     Mouth to mouth, lewat chat

SALES and MARKETING

     Target Market
Wanita dan pria, semua umur. Terutama ibu-ibu rumah tangga yang punya waktu luang untuk berolahraga berupa line dance ini sendiri.
     How they approach their customer
Mouth to mouth
     Marketing and Sales Strategy Mouth to mouth, lewat chat
-   Harus lulus sekolah khusus dan memiliki sertifikat sebagai instruktur line dance yang diterbitkan oleh lembaga/sekolah dance (disini narasumber mengambil contoh dari Universal Line Dance Jakarta).
-   Tidak ada wawancara/interview
-   Pelatihan/training selama 6 bulan
-   Ketentuan lain seperti harus bisa membuat step sape
Gaji
- Rp 250.000/pertemuan
Struktur Organisasi
-   CEO/Owner: Ibu Wiwied
-   Istruktur: Ibu Wiwied
Training/introduction
-   Menguasai literarur internship
-   Mampu menerjemahkan/menuangkan gerakan dalam sebuah step sape
Management Training/Personal development
- Dilatih dalam kurun waku 6 bulan, sebelumnya sudah memiliki sertifikat sehingga pelatihan hanya untuk mendalami saja.

 

FINANCE

Harga permainan bowling atau billiard di kaza yaitu :
Bowling : 27.500 (hari biasa), 33.000 (hari sabtu – minggu)
Billiard : 20.000 (jam 10.00 – 17.00) dan 23.000 (jam 18.00 -00.00)

Standard penggajian kaza yaitu gaji karyawan diberikan setiap tanggal 10 perbulan. Kontrak karyawan dilihat dari rajin atau tidaknya karyawan itu.
Fix cost yang harus dibayar perbulan di kaza yaitu listrik minimal 13 juta perbulan, air, pengurangan invest dengan mall (tagihan langsung lewat manajemen mall)
Variable cost kaza bowling yaitu saat ada promo – promo untuk permainan bowling atau billiard.
Investment kaza yaitu sewa tempat dengan pihak mall minimal 1 periode (5 tahun) dan sekarang kaza sudah berjalan 6 tahun atau 2 periode.

ADMINISTRATION
sistem otomatis di komputer.

SALES AND MARKETING

Marketing strategi kaza bowling yaitu menjadikan tempat tersebut sebagai tempat untuk turnamen bowling ibu – ibu bhayangkari.
Sales strategi kaza bowling yaitu menggunakan sosial media sebagai media promosi.
Terget customer kaza bowling merupakan orang umum, mahasiswa (terutama pada hari sabtu dan minggu) dan kaza sendiri bekerja sama dengan sekolah – sekolah melalui eskul bowling.
Cara Kaza Bowling mendapatkan customer dengan mempromosikan melalui sosial media, mengadakan turnamen – turnamen seperti tiap pada bulan Maret terapat turnamen walikota sudah 3 tahun berturut – turut, turnamen bhayangkari se-Jawa Timur

HUMAN RESOURCE

Struktur organisasi kaza sendiri dari pusat PT. Pratama Sempurna Sport langsung ke pihak manajer.
Proses recruitmen karyawan di kaza itu 15 karyawan pertama di interview dan mebuat kontrak. Training harus mengerti tentang mesin bowling, bola didresesing dan 1 bulan sekali bola dicuci.